Seorang pendeta dan seorang rahib
berencana memperdayai Abu Nawas. Rencanapun disusun rapid an mereka
segera bertandang kerumah Abu Nawas yang disambut baik oleh yang empunya
rumah.
“Kami ingin mengajakmu melakukan
pengembaraan suci, wahai Abu Nawas. Kami berharap engkau tidak keberatan
dan dapat bergabubg bersama kami,” ujar si Rahib sambil melirik pada
kawan di sebelahnya.
“Dengan senang hati aku akan ikut, kapan rencananya?” Tanya Abu Nawas.
“Besok pagi ujar si Pendeta gembira.
“Baiklah kita bertemu di warung teh besok,” uhar Abu Nawas.